Kamis, 19 Juni 2008

Pasang Cakram Belakang Vario


Roda belakang mencengkeram lebih kuat

Agar Buritan Semakin Mencengkeram Variomania yang ingin tampil beda, banyak cara bisa dilakukan. Misal dengan mengaplikasi sistem rem model disc brake di roda belakang. Selain tampilan motor terdongkrak, kemampun deselerasi skutik kesayangan pun kian mantap.

Dulu, meski beragam pilihan rem cakram belakang Vario ditawarkan di pasaran, enggak lantas membuat para pemilik skutik ekslusif ini kepincut ingin memasang. Pasalnya, tak sedikit penggemar skutik Honda ini khawatir bila piringan direkatkan di sisi kanan hub roda belakang, bakal mengganggu posisi dudukan knalpot standarnya. Selain itu ditakutkan akan berimbas juga pada anchor pin yang sempat jadi dilema beberapa waktu silam.

Contohnya seperti dialami Deddy, karyawan sebuah perusahaan kontraktor di Jakarta. Ia disarankan mekanik salah satu toko aksesori di dekat tempat tinggalnya untuk mengganti knalpot bawaan Vario pakai tipe racing kalau mau penerapannya perangkat disc brake belakang bisa pas. Loh, kok gitu ya?

DUA VERSI
Anggapan yang terkesan pasrah dan kurang kreatif itu langsung dibantah beberapa mekanik. Soal anchor pin teromol belakang Vario produksi awal kan sudah diatasi PT Astra Honda Motor (AHM). “Semua Vario yang bermasalah sudah diganti baru ancor pinnya. Jadi tak akan ada problem lagi pada sistem rem belakangnya,” yakin Kristanto, kepala corporate communication AHM.


Model master rem di atas

Cakram versi aftermarket

Model master rem di bawah

Sementara anggapan yang menyatakan kalau penerapan rem cakram belakang pada Vario mengganggu posisi knalpot standar, sama sekali tak terbukti. Faktanya, kini sudah cukup banyak berkeliaran Vario berknalpot standar yang mengaplikasi rem jenis ini.

“Di Bangkok Motor Show tahun lalu, gue ngeliat ada modif Honda Click (di Indonesia sama dengan Vario) yang pakai cakram belakang dengan desain unik dan diaplikasi di sebelah kanan pelek. Enggak ada masalah tuh,” ungkap Santo Sugandi, juragan Agung Jaya Motor (AJM) yang sengaja memesan beberapa unit buat diaplikasi di sini.

Paket yang ditawarkan Santo ini dijamin tak bakal mengganggu posisi knalpot standar Vario. “Sebelumnya bagian kanan teromol pelek belakang dilubangi dulu. Supaya bisa memasang dudukan adaptor cakramnya,” papar pria berkacamata minus ini.


Pakai pelat adaptor 5 mm

Posisi kaliper mesti simetris

Masih pakai tuas rem asli
Sementara posisi master rem atas diletakkan di sisi kiri setang. Tapi sebelumnya kudu mencoak cover setang sebelah kiri agar dudukan master rem bisa terpasang dengan baik. Diikuti dengan mengganti kabel rem belakang yang semula model kawat pakai sistem hidraulik alias slang rem.

Oh ya, banderol yang ditawarkan Santo sekitar Rp 1,8 juta termasuk ongkos pasang. Terdiri dari piringan cakram, kaliper, slang, master rem atas-bawah berikut tuas serta adaptor cakram plus adaptor baut pelek. Tersedia pula 3 pilihan model cakram, yang pemasangannya tinggal plug and play pada adaptornya.

Versi lainnya ditawarkan Adi Sutisna, punggawa RC Speed di Rempoa, Ciputat, Tangerang. Bedanya, paket disc brake belakang seharga Rp 2 juta yang terdiri dari cakram, kaliper plus braketnya serta master rem yang ditawarkan Adi, posisi penempatan piringan adanya di sebelah kiri roda.

Menurut Adi, paket hasil rancangannya itu masih memakai komponen bawaan disc brake motor Honda. Misal cakram punya Tiger, kaliper berikut master rem bawaan Supra. Keuntungannya, “Kalau kampas rem habis, enggak repot cari spare partnya.”

Pemasangannya juga enggak ribet. Kata Adi desainnya masih mengikuti kontur asli kaki Vario, yang menganut sistem pengereman menyatu girboks alias di sisi kiri teromol. Sehingga estetika motor asli tak bakal berubah.

Langkah pemasangannya pastinya mencopot ban belakang terlebih dulu guna merekatkan cakram yang bagian tengahnya sudah didesain mengikuti diameter teromol. Kemudian pasang master rem bawah pada dudukan di kaliper.

Lantas dudukan kaliper dari pelat setebal 5 mm, ditempelkan pada 3 baut yang ada di belakang girboks. Kelar braket terpasang, giliran kalipernya dirangkai ke braket tersebut. Langkah terakhir, hubungkan tuas penonjok piston master rem bawah ke tuas rem bawaan Vario.

Mudah kan? Selamat mencoba ya.

RC Speed : 021-70028586/71012965
Agung Jaya Motor : 021-58645897

(Majalah Vario Nation OTOMOTIF GROUP)

http://www.otomotifnet.com/otoweb/index.php?templet=ototips/Content/0/0/1/7/593

1 komentar:

mangendi mengatakan...

gan klo pasang piringan rem nya itu dibaut ke teromol pelk/pasang baut ke tromol gitu?